AKU SKB 5 MENTERI TT PENATAAN GURU PNS

bina-wicara

Oleh Yuswan

Agar penataan dan pemerataan guru dapat direalisasikan dengan baik, maka perlu pemahaman yang sama antara berbagai pihak yang berkepentingan. Saling memiliki adalah kuncinya. Atasan merasa memiliki bawahan dan bawahan merasa memiliki atasan  dengan semangat saling membantu.

Untuk itu, diperlukan sebuah petunjuk teknis yang dapat menjadi acuan bagi pemerintah provinsi atau kabupaten/kota, dinas pendidikan kabupaten/kota, dinas pendidikan provinsi, dan unsur lain yang terkait dengan pelaksanaan penataan dan pemerataan guru pegawai negeri sipil.

Jenis guru di SDLB, SMPLB dan SMALB ada dalam lampiran 5 dan 6 dari juknis intinya terdapat guru PLB dan guru Mata Pelajaran. Tabel ini memberatkan guru berijasah PLB karena sangat terbatas wilayah kerjanya.

Menurut hemat kami, perlu adanya regulasi tersendiri terkait sertifikasinya bila menginginkan guru SMPLB dan SMALB memiliki kesempatan mendapatkan hak sertifikasinya.

Alasan kami mengingat  seorang guru SLB dengan ijasah S1 PLB di jenjang SMPLB dan SMALB  sangat sulit untuk mengikuti sertifikasi,  karena menurut tabel tertsebut hanya berhak mengajar Program Khusus yang hanya 2 (dua) jam pelajaran per minggu per kelas dan bersifat fakultatif.

Padahal kenyataan di lapangan guru S1 PLB lah yang paling berat tugas dan beban mentalnya… Cibiran dan pandangan sinis serta negatif selalu ada dalam kehidupannya.

Untuk memahami SKB silakan KLIK : skb-5-menteri-tt-penataan-guru-pns

Sedangkan juknisnya silakan KLIK : skb-5-menteri-ini-juknisnya

Semoga bermanfaat