KURIKULUM PENDIDIKAN KHUSUS

Oleh : YUSWAN

Pendidikan khusus merupakan pendidikan bagi  a.  peserta didik  berkelainan  atau berkebutuhan khusus  yaitu yang  memiliki tingkat  kesulitan  dalam  mengikuti  proses  pembelajaran  karena  kelainan fisik, emosional, mental, intelektual, dan/atau sosial; dan/atau  b.  peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa.

Pendidikan  khusus  berfungsi  memberikan  layanan  pendidikan  bagi  peserta  didik  yang memiliki kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran karena kelainan fisik, emosional, mental, intelektual, dan/atau sosial.

Bentuk satuan pendidikan khusus  jalur formal  meliputi  TKLB/RALB,  SDLB/MILB,  SMPLB/MTsLB,  SMALB/MALB,  dan SMKLB/MAKLB. Secara kualitatif kurikulum pendidikan khusus dibandingkan dengan kurikulum pendidikan reguler adalah sebagaimana termaktub dalam pasal 9 Permendikbud Nomor 157 Tahun 2014  yang memberikan rambu bahwa :

  1. Muatan kurikulum pendidikan khusus bagi peserta didik tunanetra dan tunadaksa ringan kelas I SDLB/MILB sampai dengan kelas XII SMALB/MALB atau SMKLB/MAKLB disetarakan dengan muatan kurikulum pendidikan reguler Pendidikan Anak Usia Dini sampai dengan kelas VIII SMP/MTs ditambah program kebutuhan khusus dan program pilihan kemandirian.

  2. Muatan kurikulum pendidikan khusus bagi peserta didik tunarungu kelas I SDLB/MILB sampai dengan kelas XII SMALB/MALB atau SMKLB/MAKLB disetarakan dengan muatan kurikulum pendidikan reguler Pendidikan Anak Usia Dini sampai dengan kelas VI SD/MI ditambah program kebutuhan khusus dan program pilihan kemandirian.

  3. Muatan kurikulum pendidikan khusus bagi peserta didik tunagrahita ringan, tunadaksa sedang, dan autis kelas I SDLB/MILB sampai dengan kelas XII SMALB/MALB atau SMKLB/MAKLB disetarakan dengan muatan kurikulum pendidikan reguler Pendidikan Anak Usia Dini sampai dengan kelas IV SD/MI ditambah program kebutuhan khusus dan program pilihan kemandirian.

  4. Muatan kurikulum pendidikan khusus bagi peserta didik tunagrahita sedang kelas I SDLB/MILB sampai dengan kelas XII SMALB/MALB atau SMKLB/MAKLB disetarakan dengan muatan kurikulum pendidikan reguler Pendidikan Anak Usia Dini sampai dengan kelas II SD/MI ditambah program kebutuhan khusus dan program pilihan kemandirian.

Penyelenggaraan pembelajaran secara umum sama dengan pendidikan reguler yang kurikulumnya dikonversikan terhadap kurikulum pendidikan reguler sebagaimana dapat dilihat dengan KLIK PERMENDIKBUD NOMOR 157 TAHUN 2014 Tentang KURIKULUM PENDIDIKAN KHUSUS