ASESSMEN PESERTA DIDIK TUNAGRAHITA

Oleh Yuswan

Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) karena hambatan kecerdasan yang selanjutnya disebut “peserta didik tunagrahita”. Peserta didik tunagrahita adalah individu-individu yang secara signifikan memiliki hambatan intelektual disertai dengan hambatan dalam penguasaan keterampilan perilaku adaptif yang terjadi selama masa perkembangannya.

Hambatan keterampilan perilaku adaptif pada peserta didik tunagrahita dapat dilihat pada dua area yaitu keterampilan menolong diri sendiri (personal living skill), dan keterampilan dalam hubungan interpersonal dan keterampilan dalam menggunakan fasilitas yang diperlukan setiap hari (social living skill).

Sebagai dampak tidak seimbangnya perkembangan CA dengan MA muncul adanya indikasi  hambatan yang menyebabkan peserta didik tunagrahita dipandang sebagai anak yang tidak mampu menolong diri sendiri, mengalami kesulitan dalam interaksi dan sosialisasi, berperilaku ke kanak-kanakan yang  tidak sesuai dengan tingkat usia, dan pandangan lainnya. Keterbatas ini sangat bersifat indifidual, sehingga potensi yang masih bisa dikembangkan juga berbeda. Konsekwensi logisnya harus dipahami bahwa  dibutuhkan layanan pengembangan diri atas dasar kemampuan personal bukan tingkat kelas di sekolah.

Atas dasar realita dimaksud khusus dalam hal pengembangan diri  diperlukan adanya program Pengembangan Diri menuju kemandirian peserta didik dalam aspek keterampilan pribadi maupun  keterampilan sosial.

Program  Pengembangan Diri (PPD) pada Kurikulum pendidikan khusus tahun 2013   PPD secara teknis  berbasis kompetensi yang meliputi  :

  1. keterampilan merawat diri,
  2. mengurus diri,
  3. keterampilan menjaga keselamatan dan kesehatan,
  4. keterampilan berkomunikasi,
  5. keterampilan  bersosialisasi,
  6. keterampilan bekerja, dan
  7. keterampilan menggunakan waktu luang di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat.

Indikator dikembangkan berdasar pada KI. Atas dasar Indikator inilah disusun instrumen   asesmen. ASESMEN dalam hal ini dimaksudkan untuk mengetahui keterampilan dalam Pengembangan Diri apa yang harus dikuasai dan   keterampilan apa yang telah dikuasai sehingga dapat  mengetahui apa dibutuhkan peserta didik.   Secara teknis ASESMEN- nya dapat dilakukan secara terpisah, terintegrasi, atau  berdasarkan prioritas yang diperlukan peserta didik tungrahita.

Berikut disampaikan secara umum perihal kompetensi,   Indikator  dan KKM Program Pengembangan Diri sebagai acuan dalam penyusunan program Assessmen dan pembelajaran.

  1. KI dan KD Program Pengembangan Diri KLIK KI KD PENGEMBANGAN DIRI
  2. KKM PENGEMBANGAN DIRI TUNAGRAHITA
  3. KI DAN INDIKATOR PROGRAM KHUSUS TUNAGRAHITA